Rabu, 20 Februari 2008

KURANGNYA MINAT PELAJAR UNTUK MENGUNJUNGI PERPUSTAKAAN

Selamat siang hadirin. Hari ini kita akan membahas topik tentang Kurangnya Minat Pelajar Untuk Mengunjungi Perpustakaan. Pertama-tama, kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berkumpul di ruang D2 _ _ _. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Agus B.H. yang telah menjelaskan dan memberikan arahan kepada kami sebelum membuat makalah tentang topik yang akan kita bahas hari ini.

PENDAHULUAN
Dapat kita lihat bahwa sekarang ini perpustakaan sangat jarang dikunjungi oleh murid-murid. Keadaan tersebut, mungkin dapat disebabkan oleh berbagai alasan. Oleh karena itu, kita akan membahas tentang permasalahan yang terjadi dan penyelesaiannya sehingga akan membuat murid-murid berminat dalam mengunjungi perpusatakaan sekolah.

PERMASALAHAN
Pada permasalahan pertama, dapat kita lihat bahwa hanya sebagian kecil murid-murid yang rutin mengunjungi perpustakaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai alasan. Mungkin satu dari alasan tersebut adalah bosan akan buku-buku di perpustakaan yang tidak menarik perhatian. Buku-buku di perpustakaan, kebanyakan merupakan buku-buku yang sudah lama dan tidak berwarna. Sedangkan, murid-murid lebih senang melihat buku-buku yang baru dan berwarna.
Pada permasalahan kedua, dikatakan bahwa murid-murid hanya mengunjungi perpustakaan pada saat-saat tertentu. Contohnya: pada saat menjelang ujian, hampir semua murid-murid sibuk mengunjungi perpustakaan untuk mencari kumpulan-kumpulan soal tahun lalu. Murid-murid juga akan sibuk mengunjungi perpustakaan pada saat diberikan tugas yang membutuhkan sumber-sumber buku lain oleh guru bidang studi tertentu.

PEMBAHASAN
Setelah mengetahui permasalahan yang terjadi di lingkungan perpustakaan, inilah beberapa penyelesaian yang dapat kami berikan.
Pertama, yaitu dengan menambah buku yang menarik minat pelajar, seperti bukan hanya tentang buku pelajaran sekolah melainkan karya sastra lain seperti novel dan cerpen-cerpen yang biasanya disenangi murid-murid. Mungkin jika murid-murid hanya mengunjungi perpustakaan hanya untuk membaca novel dan cerpen, akan ada sisi negatifnya, seperti tidak membaca buku yang berkaitan dengan pelajaran sekolah. Tetapi, itu adalah satu dari cara-cara yang dapat dilakukan untuk menarik minat murid-murid mengunjungi perpustakaan. Setelah adanya niat mengunjungi perpustakaan dan menyukai kegiatan membaca, secara tidak langsung juga akan menimbulkan sisi positif yaitu tertanamnya minat membaca dan kemampuan membaca cepat yang tinggi.
Penyelesaian kedua yaitu dengan menambah buku-buku yang belum lengkap dan berbobot. Tidak adanya buku yang lengkap dan berbobot, membuat murid-murid menjadi malas mengunjungi perpustakaan. Oleh karena itu, diharapkan perpustakaan dapat menyediakan buku-buku yang lengkap dan berbobot.
Pada penyelesaian ketiga, perpustakaan diharapkan dapat menyediakan buku-buku yang up-to-date (yang terbaru). Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, jika tidak ada buku-buku yang terbaru, maka perpustakaan juga tidak akan membantu murid-murid untuk menambah pengetahuan karena murid-murid hanya mengetahui pengetahuan yang telah lewat dan tidak mengetahui pengetahuan yang berlangsung sekarang ini. Buku yang terbaru ini juga dapat diartikan agar perpustakaan menyediakan buku di luar buku cetak yang dipakai oleh murid-murid pada saat proses belajar mengajar. Mungkin pada saat setengah tahun dari tahun ajaran tersebut, muncul pengetahuan baru atau buku baru yang belum pernah diketahui murid, maka dengan menyediakan buku baru tersebut dan memberikan pengumuman atas buku baru tersebut, sehingga murid tertarik untuk mengunjungi perpustakaan.
Selanjutnya, pada pembahasan keempat, diharapkan perpustakaan menyediakan buku-buku dan kamus-kamus yang berbahasa asing. Dengan menyediakan buku dan kamu berbahasa asing, murid-murid yang ingin mengetahui bahasa asing akan menjadi lebih mudah untuk mempelajarinya. Hanya dengan mengunjungi perpustakaan, mereka dapat memperoleh buku berbahasa asing sehingga minat mereka untuk mengunjungi perpustakaan semakin tinggi.
Dan yang terakhir, disarankan agar murid-murid disuruh untuk mengunjungi perpustakaan pada hari dan waktu yang telah ditetapkan sehingga bagi murid yang jarang mengunjungi perpustakaan dan yang tidak mengetahui bagaimana enaknya membaca, menjadi berminat untuk membaca di perpustakaan.

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto Saya
Seorang suami dari seorang istri dan seorang ayah dari dua anak. Sabar, santai,dan cerdas. Tinggal di Medan sejak 1987. Kegiatan sehari-hari sebagai pendidik dan 'ingin menjadi' peneliti, tetapi belum kesampaian. Olahraga sangat suka, apa saja.